Tipe Data di Java

Pendahuluan

Tipe data merupakan konsep yang fundamental bagi setiap programmer apapun, baik Java, C, Pascal, dll.
Tipe data ini yang digunakan untuk menentukan nilai atau value yang akan disimpan dalam memori dan akan diproses dalam program.

Kesalahan dalam memilih tipe data akan berakibat fatal dalam membuat suatu program, oleh karena itu pelajari materi ini baik-baik.

Di Java, kita mengenal 2 Jenis tipe data yaitu:
  • Tipe data primitif
  • Tipe data referensi

Tipe Data Primitif


Di Java terdapat 8 macam tipe data primitif, yaitu:
  • int
  • float
  • double
  • long
  • char
  • byte
  • shot
  • boolen

int:

  • Merupakan tipe data intergral 32 bit
  • Mempunyai rentang dari (-2^31) sampai (2^31-1)
  • Mempunyai default value 0
  • Contoh : int a = 10;

float:

  • Merupakan tipe data floating point 32 bit
  • Mempunyai default value 0.0f
  • Contoh : float tagihan = 200.30f;

double:

  • Merupakan tipe data floating point 64 bit
  • Mempunyai default value 0.0
  • Contoh : double ipk = 2.75;

long:

  • Merupakan tipe data integral 64 bit
  • Mempunyai rentang dari (-2^63)  sampai (2^63-1)
  • Mempunyai default value 0L
  • Contoh : long serialId = 2304904L;

char:

  • Merupakan tipe data 16-bit unicode character
  • Mempunyai nilai minimum '\u0000' (atau 0)
  • Mempunyai nilai maksimum '\uffff'
  • Contoh : char huruf = 'A';

byte:

  • Merupakan tipe data integral 8 bit
  • Mempunyai rentang dari (-2^7) sampai (2^7-1)
  • Mempunyai default value 0
  • Contoh : byte a = 10;

short:

  • Merupakan tipe data integral 16 bit
  • Mempunyai rentang nilai dari (-2^15) sampai (2^15-1)
  • Mempunyai default value 0
  • contoh : short a = 10;

boolean:

  • Merupakan tipe data yang mempunyai nilai true atau false
  • Mempunyai default value false.
  • Contoh : boolan sudahMakan = true;

Tipe Data Reference

Tipe data reference (referensi) adalah tipe data yang digunakan untuk mengambil atau memegang referensi dari sebuah objek (instance dari kelas). Tipe data ini mempunyai nilai default null.

Contoh deklarasi tipe data referensi:

//deklarasi variable gani dengan tipe data dari kelas Mahasiswa
Mahasiswa gani;

//membuat objek gani
gani = new Mahasiswa();

Dari contoh diatas, kita dapat simpulkan bahwa variable dani merupakan variable yang memegang referensi dari kelas Mahasiswa, sehingga variable gani dapat mengakses semua method dan atribut yang ada di kelas Mahasiswa.

Penutup

Sekian pembahasan kita tentang Tipe Data di Java. Pada pembahasan selanjutnya kita akan belajar tentang Variable di Java.




Objek dan Kelas

Pendahuluan

Setelah pada pembahasan sebelumnya, kita telah belajar banyak tentang Sintak Dasar di Java, sudah saatnya kita belajar lebih dalam tentang komponen yang paling penting dalam belajar program Java yaitu Objek dan Kelas.

Java adalah bahasa yang full Object Oriented, sehingga mempunyai beberapa konsep dasar OOP yaitu:
  • Pewarisan (Inheritance)
  • Encapsulation
  • Polymorphism
  • Abstraction
  • Message Parsing
  • Object
  • Classes
  • Instance
  • Method
Pada pembahasan kali ini, kita akan fokus tentang Object dan Kelas.

Objek di Java

Jika kita terlahir di dunia, pasti kita di kelilingi oleh banyak objek, seperti kucing, anjing, mobil, motor, dan lain-lain. Objek-objek seperti di atas pasti mempunyai atribut (property) dan tingkah laku (behavior) yang berbeda-beda, sebagai contoh objek kucing mempunyai properti jenis kelamin, warna bulu, jenis, dan mempunyai tingkah laku seperti cara makan, cara tidur, dll.

Begitu juga di dunia Software, sebuah Program yang merupakan objek yang besar yang di bentuk dari kumpulan beberapa objek kecil yang saling berinteraksi dan saling berkirim pesan kepada objek lain. Komunikasi atau interaksi tersebut menggunakan method.

Objek adalah instance dari kelas.

Kelas di Java

Kelas adalah blue print atau template dari suatu objek. Karena kelas merupakan template, maka kelas bersifat general. Contoh : Kelas Mahasiswa, sedangkan Objeknya misalkan Dono adalah seorang mahasiswa, Danang adalah seorang mahasiswa.

Dibawah ini adalah contoh pembuatan kelas:

public class Mahasiswa{
    public String nama;
    public String alamat;
    public String npm;
    public void ujian(){
       System.out.println("Sttt... mahasiswa sedang ujian");
    }
}

Dari contoh di atas, dapat kita simpulkan bahwa sebuah kelas terdiri dari properti/variable (nama, alamat, npm) dan method (ujian).

Konstruktor

Ketika kita berbicara mengenai kelas, maka ada sub bahasan yang paling penting yaitu konstruktor. Setiap kelas pasti mempunyai konstruktor, karena ketika kita membuat kelas walaupun secara eksplisit kita tidak membuat konstruktor, maka secara default Java compiler akan membuatkannya.

Dibawah ini adalah point-point penting tentang konstruktor:
  • Konstruktor adalah Java method yang mempunya nama yang sama dengan nama kelasnya.
  • Konstruktor tidak mengembalikan nilai
  • Sebuah kelas dapat mempunyai satu atau lebih konstruktor.
Contoh konstruktor adalah;

public class Mahasiswa{
    public String nama;
    public String npm;

    public Mahasiswa(String nama){
         this.nama = nama;
    }

    public Mahasiswa(String nama, String npm){
        this.nama = nama;
        this.npm = npm;
    }
}

Cara Membuat Objek

Cara membuat objek di Java adalah dengan menggunakan keyword "new" diikuti dengan konstruktor dari kelas yang dituju.

Contoh: Menggunakan kelas Mahasiswa diatas.

Mahasiswa nursalim = new Mahasiswa("Nursalim", "D0C02031");

Cara Mengakses Instance Variable dan Method

Untuk mengakses Instance Variable dan Method, ada beberapa step yang harus dilakukan, yaitu:
  • Membuat objek dari konstruktor kelas
    Sintaknya:
    objek = new Contructor()
  • Mengakses method melalui objek.
    Sintaknya:
    objek.namaMethod()
  • Mengakses variable melalui objek
    Sintaknya:
    objek.namaVariable
Contoh:

public class Mahasiswa{
    public String npm;
    public Mahasiswa(String nama){
        System.out.println("Nama mahasiswa : "+nama);
    }
    public void setNpm(String npm){
        this.npm = npm;
    }
    public String getNpm(){
        return npm;
    }

    public static void main(String[] args){
        //membuat objek
        Mahasiswa bono = new Mahasiswa("Bono") ;
       
        //mengakses method
        bono.setNpm("d0c02030");
        bono.getNpm();
       
        //mengakses variable
        System.out.println("NPM bono adalah : "+bono.npm);
    }
}

Package

Package di Java digunakan untuk mengelompokkan kelas dan interface secara terstruktur agara lebih mudah, terutama apabila terdapat ratusan kelas atau lebih.

Secara fisik, Package adalah sebuah directory, sedangkan kelas dan interface adalah filenya.
Package diletakan di paling atas kode Java sebelum import statement.

Sintak nya:
package nama_package;

Contoh:

package test.aplikasi;
public class Mahasiswa{
    public static void main(String[] args){
       System.out.println("Testing package");
    }
}

Import

Import adalah keyword atau kata kunci di Java yang digunakan untuk memanggil kelas yang terdapat dalam package yang akan kita import.

Contoh:

import java.io.*;
// artinya memanggil/meload semua kelas yang ada di package java.io

import java.io.File;
// artinya hanya memanggil kelas File yang terdapat di packag java.io

Penutup

Sekian pembahasan yang cukup panjang tentang Kelas dan Objek di Java. Pada pembahasan selanjutnya, kita akan membahas lebih dalam tentang Variable di Java. Semoga bermanfaat

Salam

Sintak Dasar di Java

Pendahuluan

Berbicara tentang program Java, maka ada beberapa point utama dalam aturan penulisan suatu program, yaitu:
  • Java adalah Case Sensitive. Artinya bahwa penulisan kata hello berbeda dengan Hello, HELLO, dll.
  • Penulisan nama Kelas. Penamaan kelas di Java di awali dengan huruf besar (uppercase), dan apabila terdapat beberapa kata, maka huruf pertama setiap kata harus besar.
    Contoh:
    public class Mahasiswa
    public class AbsensiMahasiswa
  • Penulisan nama Method dan Variable. Huruf pertama dari nama method atau variable harus huruf kecil (lowercase), kemudian tiap kata berikutnya harus diawali dengan huruf besar.
    Contoh:
    public void nama
    public void namaOrangTua
  • Penulisan Konstanta. Konstanta di Java harus di tulis dengan huruf besar dan untuk setiap kata harus di pisah dengan tanda "_" (garis bawah).
    Contoh:
    public final int MAX_DOWNLOAD
    public final Double PHI
  • Method Main. Untuk menjalankan program Java harus mempunya method main yaitu: public static void main(String[] args).
  • Penamaan nama file harus sama dengan nama Kelas. Apabila kita mempunyai nama kelas Mahasiswa, maka nama file juga harus Mahasiswa.java

Identifier di Java

Identifier adalah nama dari sebuah komponen di Java, seperti nama kelas, method, variable, interface, dll.
Di bawah ini adalah aturan identifier di Java:
  • Semua Identifier, harus di awali dengan huruf (a sampai z atau A sampai Z), tanda dollar "$" atau tanda garis bawah "_" (underscore).
  • Setelah huruf pertama, identifier dapat diikuti dengan kombinasi tiap karakter.
  • Identifier tidak boleh menggunakan nama keyword.
  • Identifier bersifat case sensitive
  • Contoh penulisan identifier yang benar adalah nama, $nama, _nama.
  • Contoh penulisan identifier yang salah adalah 123nama, -nama, volatile, final

Keyword di Java

Di bawah ini daftar keyword di Java yang tidak boleh digunakan sebagai identifier.
abstract         assert            boolean            break               byte
case              catch             char                 class                 const
continue        default           do                    double              else
enum             extends         final                  finally                float
for                 goto              if                      implements        import
instance of     int                 interface           long                   native
new               package       private              protected           public
return            short             static                strictpf                super
switch           synchronize    this                  throw                throws
transient        try                 void                 volatile             while

Modifier di Java

Dengan menggunakan modifier, kita bisa mengubah kelas, method, variable, dll. Java menyediakan 2 jenis modifier yaitu:
  • Access Modifier : default, public, protected, private
  • Non-Access Modifier : final, abstract, strictfp
Pada pembahasan selanjutnya, kita akan lebih memperdalam tentang modifier di Java.

Java Variable

Java mempunyai beberapa tipe variable, yaitu:
  • Local Variable
  • Class Variable
  • Instance Variable
Pokok bahasan tentang variable, akan kita bahas lebih dalam di pembahasan selanjutnya.

Komentar di Java

Java mempunyai dua tipe komentar yaitu:
  • Single line comment yaitu //
  • Multiple line comment yaitu /*..*/
Kata atau karakter yang terdapat di dalam komentar akan diabaikan oleh program Java. Komentar berfungsi sebagai dokumentasi program.

Penutup


Sekian tutorial tentang Sintak Dasar di Java, semoga bermanfaat.
Back to top
-->